Jumat, 04 Desember 2015

Madam Family part 1..Introduction..

0

Dear blog syur...btw gara-gara Kak Dinda (selanjutnya di postingan kali ini gue sebut dia "maDAM") keseringan bilang ini blog dengan nama blog syurr, jadilah sekarang gue ikut-ikutan. maafin baim ya..nama asli ini blog "surely-dhy". Filosofi nya ga jelas sih..awalnya gue kebingungan gitu buat kasih nama yang eye catching dan mudah di ingat gitu..tapi kok jadi rada ga jelas gini ya (termasuk pemilihan template gratisan nya)..hmm..

oke, balik lagi ke judulnya. kali ini gue mau ceritain keluarga ma"DAM". yang dalam bahasa gaulnya disebut "maDAM Family". sengaja gue bikin postingan tentang mereka, buat sekedar nostalgia aja. kali-kali nanti begitu kita sama-sama sibuk dengan kehidupan berumah tangga, padetnya kerjaan, jarang ketemu, bahkan sekedar chatting whatsapp aja ga sempet, (ga harus nunggu masa depan sih, saat ini aja udah ada salahsatu anggota keluarga yang jarang nongol di grup atau jarang juga meetup..inisialnya "Ocied") ketika baca postingan ini bisa sedikit mengingat kembali kalau kita semua tuh pernah saling deket..tsaahh

Oke, yang namanya Family kan pasti ada yah orangtuanya. Nah, maDAM Family juga ada. walau baru ada Emak nya, tanpa Bapak atau paDAM. eitss..bukannya si Emak tejebak pergaulan bebas alias "M.ba" karena punya anak 7 tanpa suami (karena gelar dia yang benar sekarang itu M.Kom) tapi karena dia instruktur komputer alias dosen di kampus gue dan personnel maDAM Family yang lain. Anak-anak nya maDAM di maDAM Family ini ada 7 orang yang semuanya ada di semester yang sama, jadi mereka satu angkatan gitu..dan menurut gue pribadi sih, jaman asisten (D3) yang paling asyik dan kekeluargaan banget ya jaman angkatan kita (deuu..narsis)..Sudah mulai ketebak ga ceritanya? belum? yodah gue lanjutin..

Perkenalan dulu deh ya..


Emak di maDAM Family nama aslinya Dinda. Jadi di kampus itu, untuk para pengajarnya dikasih singkatan atau inisial untuk nama-nama mereka. Kebetulan nama inisial ka Dinda itu “DAM” jadilah kita (gue dan para asisten DAM yang lain) manggil dia “maDAM”.Awalnya ngeliat maDAM di ruangan dosen (first day banget itu, gue masuk ruang dosen sebagai asisten dosen), gue panggil dia “IBU”. Padahal saat itu paling umur dia masih sekitar 23 tahunan (kali ya..lupa). Dan dia agak shyok gitu pas gue panggil Ibu. (((HAHAHAHAHAA))). Gue masih inget dengan jelas ekspresi dia dan kadang nyengir sendiri kalau lagi keingetan. maDAM ini posturnya mungil. Gue kadang sampai ngerasa babon banget kalau lagi sebelahan sama dia. Ngerasa boros body gitu.heu..emak gue ini pinter (banget), rajin (kadang gue bilang sih terlalu kerajinan), visioner, ngebetan (kalau lagi kepengenan ngelakuin hal2 absurd, secepatnya harus dilaksanain). Kelakuannya juga ga jauh beda dengan kita para anaknya. Jadi udah ga ada tuh yang namanya sopan, legowo, enggan dan sebagainya kalau sama dia. sharing-sharing juga paling enak sama dia. hobby dia juga kebanyakan sama dengan hobby anak-anaknya. Dia suka baca and nulis kayak gue (bisa di cek dari tumblr nya) promo gitu deh gue, dia juga master nyanyi kayak Budi, dia juga suka coding kayak Ocied, dia juga hobby nonton dan demen semua hal yang unyu-unyu, sama kayak si Nia dan Amel..Dia juga kadang suka ketawa renyah sama kayak si Tri, pas salahsatu dari kita ada yang ngebanyol (padahal kita cerita ga lucu-lucu amat)..yoilaah...

Dan maDAM Family punya 7 (Tujuh) personnel dalam 3 masa/abad kejayaan..yaitu:

Zaman Paleolithikum (Homo Erectus, Sapiens Wajakensis, Sapiens Soloensis) atau bisa disebut juga zamannya Ndull & Ocied.
Zaman ini identik dengan orde lama alias jadul. Dan gue ada di periode ini.
Pertengahan tahun 2010 dan saat gue semester 4 juga, gue ngelamar jadi asisten lab komputer di kampus tempat gue kuliah. Jadi gue istilahnya "Mahasiswa Magang". Kuliah sambil menyalurkan hobby gitu. bukan..bukan hobby ngajarin orang..boro-boro deh. Skill ngajar baru gue dapetin gara-gara masa magang ini. Hobby gue yang baru itu sebenarnya adalah cuap-cuap di depan orang banyak. Kesempatan ini gue jadiin seperti ajang "Pelampiasan" dimana jaman SMP dan SMA gue sumpah kuper banget..pemalu..pendiem tapi pinter dan sebagainya. jijay ya? emang...
Dan Alhamdulillah nya gue lolos seleksi dan ditakdirkan "meng-asisten-i" maDAM. Dan saat itu si maDAM kebagian pegang 2 lab. Yaitu lab N dan O di lantai 5. iya..lantai 5 dan ga ada lift alias adanya tangga yang meliuk-liuk macam tangga yang ujungnya ada koridor busway gitu meenn. Gue ditempatin di lab N dimana pada zaman itu mesti ngajar C++ dan Foxpro (jadul ya?) untuk mahasiswa Teknik Komputer dan mahasiswa Akuntansi pagi semester dua. Yang paling nyiksa bukan saat gue ngajar, tapi saat gue...(((KEBELET PIPIS))). itu toilet hanya ada di lantai 1. alias lantai dasar. Tolong dong itu yang punya kampus Margonda, dibuat lah toilet di lantai 3 gitu yang lokasinya ada di lantai tengah. hikss

Sedangkan satu lagi anak maDAM yang lain yaitu Ocied. Itu bukan nama aslinya sih. Cuma lebih enak panggil dia “Ocied”. Mulai ya gue deskripsiin ini anak tanpa perlu malu-malu semua personnel bakal gue kupas tuntas setajam “Silet”.

Ocied itu mahasiswa dual degree yang sebenarnya bisa aja ini anak masuk UI (menurut gue) tapi nasib ternyata berkata lain. Ocied harus mengenyam pendidikan di kampus swasta di tengah kota Depok tercinta. Se’engganya kampus dia berseberangan dengan UI lah ya..jadi jangan sedih ya Cied.. Dan dia ini termasuk asisten yang bisa dilepas begitu aja tanpa maDAM perlu bersusah payah ngajarin materi ke dia seperti susahnya ngajarin gue yang ga mudeng-mudeng sama C++..heuu..heu
Ocied ini juga termasuk anak yang hyperaktif. Ga bisa diem. Dan kadang suka susah terdeteksi dimana keberadaannya diluar jam ngajar. Udah segitu aja deskripsiinnya, gue cuma takut kalau terlalu dalam nulis tentang dia, bisa terjadi huru-hara di dunia persilatan.hha *just kidding (takut beneran).

Zaman Mesolithikum (Papua Melanosoide) atau bisa disebut juga zamannya Nia & Amel.

Ini sebenarnya mereka bukan satu periode sih. Tapi mereka berdua yang paling nyambung kalau lagi ngobrol (berdua). Gue sering jadi nyamuk gitu kalo kita bertiga bertemu. Berasa beda alam sendiri. Kadang gue bikin atraksi holahop gitu buat ngilangin bĂȘte karena gatau tema yang mereka bicarakan.hahahaa *ngenes*

Nia itu anak Komputerisasi Akuntansi (KA). Gue pernah satu periode jadi sister in law sama dia di periode ngajar setelah periode ini dengan "emak" yang berbeda (bukan DAM). Anaknya riang gembira, ga pernah ngeluh (tapi bo’ong) dan rada bocil. Mungkin karena dia anak semata wayang kali yah..jadi kelakuannya unyu-unyu chibi gitu jadi emessshh..

Sedangkan Amel anak Manajemen Informatika, sekelas juga sama gue tapi beda kumpulan. Gue beneran baru kenal dia semenjak jadi asisten. Kok bisa? Yaiya..secara..melihat dari jumlah mahasiswa dalam satu kelas jaman kita dulu itu.. *ehm sensor aja deh..
Dia perfectionist, pintar (kalau dibanding gue) kadang kumat galaknya, dan kadang juga suka uring-uringan ga jelas. Tapi dia paling setia kawin..eh setia kawan, Keibuan (yaiyalah sekarang doi udah emak-emak.hee) dan paling gemess kalo liat ke "Dudulan" gue yang lagi kumat..heuheu..Dia juga satu tipe sama Ocied. Yang mudah dilepas ngajar tanpa perlu repot diajarin ini itunya.




Zaman Neolithikum (Proto Melayu) atau bisa disebut juga zamannya Budi & Alm. Tri.

Mereka berdua satu periode. Periode akhir dari angkatan kita untuk jadi asisten. Karena habis itu kita semua menginjak semester enam dan mulai banyak yang resign untuk kerja di tempat lain. Mereka berdua kelihatannya yang paling cucok sama maDAM. Sama-sama gila, bocor alus, nyablak, dan humoris.
Budi, si anak Broadcast yang paling pucet mukanya sewaktu kita pelatihan asisten dosen / asisten instruktur dimana kita diajarin programming. Jelas lah yaa..bukan wilayahnya dia disitu.wkwk..Dulu gue yang paling puas cekakakan liat ekspresi dan celotehan pasrah dia di masa pelatihan pemrograman yang full coding itu.Kocak sumpah. Dan sepertinya dia juga sama kayak gue. Menjadikan ajang cuap-cuap di depan banyak mahasiswa sebagai sarana eksplorasi  hobby. Iya, Hobby dia nyanyi. Dan suaranya emang asli endess banget. Enak di denger (kecuali suara dia kalo lagi ketawa2 lebay lenjeh gitu).



Tri..cewek hitam manis ini yang paling letoy diantara personnel yang lain. Dia sekelas juga (ternyata) sama gue. Anaknya manis, suka diem ga jelas, sering lola, tapi baikkk hati banget. Dia yang paling sabar diantara kita semua. Dan dia lucu. Paling sering dijailin karena enak gurih nyoy gitu ekspresinya.





Kabar kami saat ini…

Yang paling duluan nikah itu Tri, disusul Amel lalu lanjut Nia. Tri nikah dan hidup berumahtangga di luar kota, meninggal pun dia disana. Asli sedih banget denger kabar kepergiannya dari suaminya. Dan kita sama-sama doain yang terbaik buat Almarhumah Tri. Semoga amal baiknya diterima di sisi-Nya. Amiin YRA.
Dan saat postingan ini di publish, Amel sudah lahiran dan punya baby boy yang endut, semok, demplon. Dan Nia tinggal nunggu si debay lahir tahun depan. Semoga lancar yaa kalian jadi Mahmud..mamah-mamah muda..asyikk
Sedang sisanya, yaitu Budi dan Ocied lagi sibuk kerja membabi buta ditambah side job yang gila-gilaan (ps: penulisan dibuat selebay mungkin) buat modal nikahin anak orang di tahun depan (amiiiinn). Ocied dengan orderan coding nya, Budi dengan orderan MC dan nyanyi nya.  Sedangkan gue dan maDAM, lagi sibuk berkarir sambil memperbaiki diri supaya naluri kewanitaannya makin keibuan dan bersinergi dengan disegerakannya lamaran dari jodoh yang sudah dipersiapkan Allah. (*tsaaahh).

Sekian maDAM Family part 1 edisi perkenalan. Selanjutnya bakal ada part 2,3, dst…dst jika yang punya blog ini rajin nulis.


Sekian. Byee..byeee…   
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com