Rabu, 08 Februari 2012

i just feeling this..

2

mengharap seseorang yang samar..bahkan kau sendiri pun tak tau siapa dia, wajahnya..namanya..tapi pernahkah terfikir bahwa..suatu hari, orang yang saat ini tak kau kenal sebelumnya..kelak kan dipertemukan dan menjadi belahan jiwa mu untuk selamanya..umm...voilaa..jadilah sedikit kutipan panjang...(lho??)


Ajaibnya dia. ..

Datang tanpa permisi. Ketika ku persilakan masuk, dia hanya bermain – main saja diluar pintu. Kadang ia sedikit memunculkan wajahnya di depan pintu itu. Dan anehnya, ada sesuatu yang berdesir hebat di jiwaku. Menarik rasanya. Sulit digambarkan dengan apapun  yang ada di dunia ini. Coklat semanis apapun tak mampu membuatku menyatakan bahwa rasanya mirip dengan apa yang jiwaku rasakan. Namun seringpula sosoknya terlihat samar bahkan tak terlihat. Saat itulah jiwaku merasa haus. Serasa berada di tengah padang gurun sahara yang mengeringkan kerongkonganku. Rasanya rindu, ingin dia muncul lagi, setidaknya didepan pintu itu...

Mungkinkah dia hadir lagi di pintu  itu?..
setiap waktu ku sempatkan menunggunya di ambang pintu itu. Terus menanti – nanti tanpa tahu kapan waktu yang pasti dia akan datang kembali dan muncul dihadapanku. Walau tak ada janji yang dia ucapkan untuk kembali, namun mengapa jiwa ini terus memaksa. Seakan kepergiannya telah meninggalkan ruang kosong di jiwa ini. Padahal baru sekejap ia menapakkan kakinya di pintu itu, namun kenapa jiwa ini telah menyediakan terlalu banyak bagian yang tak seharusnya dia dapatkan. Seharusnya tak semudah itu.

Aku hanya mampu mengangguk pasrah dengan apa yang jiwaku katakan. Jiwaku adalah bagian dari diriku, tak mungkin aku berkata padanya bahwa ia terlalu bodoh. Begitu mudahnya merindukan sesuatu yang belum jelas wujudnya. Begitu mudah menantikan sesuatu yang mungkin saja hanya ingin bermain – main di pintu itu...Tapi jiwa ini terus memaksa. Banyak kata – kata yang dikeluarkannya demi meyakinkanku. Yakin, bahwa suatu saat dia akan kembali di depan pintu itu dan akan segera masuk kedalamnya. Dan jiwaku yakin, aku akan bahagia sekali ketika saat itu datang.

Ya kawan..pintu itu adalah hatiku, sedang dia adalah seseorang yang masih samar wujudnya di pandanganku. Walau begitu rupanya selalu hadir saat aku merenung atau bahkan saat aku bersenandung. Dahsyatnya dia, dia selalu mampu membuatku melupakan siapa diriku, dimana aku, dan sedang apa aku...Kawan...inilah dahsyatnya CINTA..
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com